Khasiat Sosor Bebek

Sosor Bebek
(Kalanchoe pinnata (Lam.) Per.)   
 
Sinonim :
Bryophyllum pinnatum, (L.f.) Oken. = B. germinans, Blanco. = B.pinnatum. (lamk.), Kurz. = Cotyledon paniculata, Blanco. = C. pinnata, Lamk. = C. rhizophylla, Roxb.
 
Familia :
Crassulaceae

Uraian :
Terna tahunan yang berasal dari Madagaskar, tersehar di daerah tropik. Tinggi ± 1 m, dipelihara di pekarangan rumah atau tumbuh liar di tepi jurang, pinggir jalan dan tempat-tempat yang tanahnya berbatu-batu, daerah panas dan kering. Tumbuh sampai ± 1.000 m di atas permukaan laut.Terna berbatang basah, daun tebal pinggir beringgit, banyak mengandung air, bentuk daunnya lonjong atau bundar panjang, panjang 5 – 20 cm, lebar 2,5-15 cm, ujung daun tumpul, pangkal membundar, permukaan daun gundul, warna hijau sampai hijau keabu-abuan. Dapat dikembangbiakkan melalui daun (Kuncup-kuncup daun berbentuk dalam toreh-toreh pada tepi daunnya). Syarat Tumbuh a. Iklim 1) Ketinggian tempat 1 m – 2.400 m di atas permukaan laut 2) Curah hujan tahunan 2.500 mm – 2.500 mm/tahun 3) Bulan basah (di atas 100 mm/bulan) : 8 bulan – 9 bulan. 4) Bulan kering (dibawah 60 mm/bulan) ; 3 bulan – 4 bulan 5) Suhu udara : 20′ C – 25′ C. 6) Kelembapan : sedang. b. Tanah 1) Tekstur : pasir sampai liat 2) Drainase : sedang – baik 3) Kedalaman air tanah : 10 cm – 25 cm dari permukaan tanah 4) Kedalaman perakaran : 2 cm – 25 cm dari permukaan tanah 5) Kemasaman (pH) : 5 – 7. 6) Kesuburan sedang.

Nama Lokal :
Buntiris, Jampe, Jukut kawasa, tere, ceker itik (Sunda); Suru bebek, sosor bebek, teres, tuju dengen (Jawa),; Didingin beueu (Aceh), Mamala (Halmahera), Rau kufiri (Ternate); Kabi-kabi (Tidore), dau ancar bebek, daun ghemet (Madura); Lou di sheng gen (China).;

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Sakit panas, Sakit kepala, Batuk, Melancarkan air seni;

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIPAKAI: Seluruh tanaman, pemakaian segar.

KEGUNAAN:
– Bisul,koreng, pembengkakan payudara (mastitis), memar, tulang patah.
– Rheumatik, wasir, buang air kecil kurang lancar, datang haid tidak
  teratur.
– Diare. bengkak-hengkak, peluruh dahak, penurun panas.
– Radang amandel (Tonsilitis), radang telinga tengah (Otitis media
  acuta).
– Batuk darah, muntah darah, luka berdarah.
– Terbakar dan tersiram air panas.

PEMAKAIAN: 30 – 60 gr tumbuhan segar direbus.

PEMAIKAIAN LUAR:
Daun dilumatkan, dipakai ditempat yang sakit sebagai tapal pada:
1. Disentri, diare. menurunkan demam:
    Tapal di perut, sehari diganti 2 kali

2. Bisul. koreng, mastitis, memar:
    30 – 60 gr daun sosor bebek dilumatkan, ambil airnya (peras)
    ditambah madu, minum, sisa perasan daun, ditempelkan pada tempat
    kelainan sebagai tapal.

3. Radang amandel:
    5 – 10 lembar daun sosor bebek segar dilumatkan, ambil airnya untuk
    kumur-kumur (gargle).

4. Radang telinga luar (Otitis externa).
    Air perasan daun sosor bebek dipakai untuk obat tetes telinga.

CARA PEMAKAIAN:
1. Nyeri lambung (Gastritis):
    Air perasan 5 lembar daun sosor bebek ditambah sedikit  garam,
    minum.

2. Muntah darah:
    7 lembar daun sosor bebek dilumatkan, campur arak + gula  merah
    (gula enau), ditim, minum hangat-hangat.

3. Sendi-sendi sakit (Rheumatik):
    Seluruh tanaman sosor bebek seberat 30 gr direbus, minum airnya,
    atau:
    4 lembar daun sosor bebek,
    1 sendok teh adas,       
    1 jari pulosari,                    
    2 jari gula enau, dan                  
    3 gelas air.
    Semua bahan direbus sampai menjadi 3/4-nya, sesudah dingin
    disaring, diminum 3 x sehari @ 3/4 gelas.

4. Wasir:
    Daun sosor bebek dicuci bersih, diangin-anginkan sampai kering,
    dibuat menjadi bubuk.
    Pemakaian: 1 sendok makan bubuk diseduh air panas 3/4 cangkir,
    ditambah madu 1 sendok makan, minum hangat-hangat, sehari 3 kali.

PERHATIAN :
Dilarang memakan herba sosor bebek bila ada kegagalan fungsi pencernaan (kelenjar pancreas menurun, dingin). 

Komposisi :
SIFAT KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGI : Agak asam, bau lemah, dingin. Anti radang, menghentikan pendarahan, mengurangi pembengkakan, mempercepat penyembuhan. KANDUNGAN KIMIA : Zat asam lemon, zat asam apel, vitamin C, quercetin-3-diarabinoside, kaempferol-3-glucoside.
%d blogger menyukai ini: