LASAKTI Perguruan Beladiri Tenaga Dalam dan Kanuragan

Ikatan persaudaraan LASAKTI adalah sebagai wadah atau sarana untuk menumbuhkan, membina serta mengembangkan fisik dan mental serta kekuatan iman, sebagai tanda kasih dan pengabdian kepada Allah maupun kehidupan terkhusus untuk masyarakat pada umumnya, sehingga didalam lasakti memiliki asas dan fungsi sebagai berikut :
a. Menyelenggaakan pendidikan yang didalamnya terdapat proses belajar mengajar seni Beladiri Raga dan Pernafasan. Guna mencapai kesehatan jasmani dan rohani, disiplin moral yang tinggi serta berbudi pekeri luhur.
b. Menumbuhkan, membina serta mengembangangkan ketrampilan anggota pada seni beladiri dan berorganisasi sebagai upayauntuk ikut peran serta dalam rangka usaha bela Negara sebagai suatu system pertahanan rakyat.

LEDAKAN “LASAKTI”
Pada mulanya banyak orang meragukan materi kontrofersial yang diselengarakan oleh Perguruan “LASAKTI” Bahwa Aji Brajamusti dengan uji pemukulan besi baja, dll,  diberikan pada tingkat awal {2-3 bulan} saja, yang pada perguruan umumnya diperlukan bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Namun setelah fakta dan bukti lapangan menunjukan benar dari seluruh hal yang di informasikan maka “LASAKTI” terjadi ledakan berkembangan dalam waktu singkat
 
LANDASAN & PENTINGNYA  BELAJAR SENI BELADIRI PERNAFASAN LASAKTI
Sekarang ini jaman berkembang tanpa dapat diperkirakan efek positif dan negatifnya terhadap akal pikir, diri jiwa dan diri raga insan manusia. Sehingga marabahaya muncul bukan sekedar gangguan maupun ancaman yang berupa konflik fisik saja, namun Kerusakan Mental-Akal Pikir-Jiwa Batin juga mulai menunjukkan dominasinya. Sehingga  Sakit Pikir, Sakit Raga/ fisik, Sakit Batin/ jiwa mulai banyak diderita oleh masyarakat pada umumnya dan kaum remaja.

Maka didalam  “LASAKTI”  terdapat Olah Raga, Olah Nafas dan Olah Batin, dengan dasar-dasar konsentrasi yang benar, sehingga dalam waktu singkat dapat membangkitkan kekuatan Tenaga Dalam yang kemudian disalurkan guna Penyembuhan Diri sendiri dan orang lain, Kesehatan Raga dan Jiwa, Beladiri Tenaga Dalam dan Kebatinan, Hipnotisme Putih, Dsb. Selain mendapat Raga dan Jiwa yang sehat, “LASAKTI” adalah organisasi yang bertujuan menjalin Ikatan Erat Persaudaraan, Anggota satu dengan yang lain diwajibkan agar menjalin Silahturahmi, menghindari kebencian dan permusuhan.

BELADIRI LASAKTI DENGAN METODE PRAKTIS
Sebagai beladiri maka ‘LASAKTI’ memiliki metode-metode laku tersendiri yang berbeda dengan kebanyakan Beladiri Tenaga Dalam lainnya secara umum, karena sesuai dengan bentuk tata lakunya yang disebut : Pernafasan Tenaga Dalam & Kebatinan. Karena dengan itu segala tingkat sangat cepat tercapai,yang jika melalui pernafasan-pernafasan biasa yang bukan Pernafasan “LASAKTI” perlu waktu bertahun-tahun bahkan puluhan tahun. Disini reflek beladiri yang terpendam dalam diri dibangkitkan dengan Jurus Nafas Pembangkit, yang kemudian disalurkan untuk keilmuan lainnya.

BELADIRI SEGALA PENJURU ARAH
“LASAKTI” sangat berbeda dengan perguruan pada umumnya yang biasanya mempelajari hanya pada satu jurusan saja atau Latihan Tenaga Dalam & Batinnya menggunakan metode Mantra atau Lelaku Puasa Puluhan hari. Hanya bagi yang membutuhkan anggota “LASAKTI” dapat mempelajari berbagai materi dari Fisik, Senjata, Ruyung, Toya, Pedang, Tenaga Dalam, Kebatinan, Hipnotisme, Pemahaman Bahasa Alam dan seterusnya. Semua ilmu dipelajari dengan Olah Gerak & Nafas, Olah akal fikir & Batin. Tanpa adanya unsur puasa ataupun membaca mantra berhari-hari bahkan puluhan hari.Karena itu “LASAKTI” di kenal Sebagai Perguruan Berbagai disiplin Ilmu Beladiri.

MAKNA LAMBANG LASAKTI.
adapun makna lambang LASAKTI sebagai berikut :
Warna Kuning : melambangkan Keimanan
Tangan : Melambangkan, tata laku dan ikhtiar manusia
Kepala : Melambangkan akal pikiran
Pedang dan ruyung : sarana ketrampilan
Petir : Rintangan dan ketrampilan
Serangkaian Simbol tersebut mengandung makna bahwa didalam kehidupan untuk menghadapi rintangan dan tantangan hidup serta memperjuangkan cita cita, manusia harus menyatukan iman, laku, akal dan sarana segala ilmu. Tanpa penyatuan manusia akan sering mengalami tantangan dan rintangan kehidupan.

SUMPAH PERSAUDARAAN “LASAKTI”
1.      Bertaqwa Kepada Allah
2.      Berbakti Kepada Ibu, Bapak dan Guru
3.      Ikut Memayu Hayuning Jagad
4.      Selalu Berfikir dan Berjiwa Ksatria
5.      Selalu Handal Mengembangkan Prestasi
6.      Menjaga Nama Baik Perguruan dengan Budi Pekerti dan Kebajikan

Website di www.lasakti.com
%d blogger menyukai ini: